MAYOGA

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
** Visi: ULTRAPRIMA-Terjwujudnya lulusan yang UngguL TeRAmpil Berke-PRibadian Islami Matang dan mAndiri ** Misi: 1. Menyelenggarakan pendidikan yang berbudaya keunggulan, kreatif dan inovatif -2. Membekali siswa dengan Life skill, baik general life skill maupun specific life skill -3. Memadukan penyelelenggaraan program pendidikan umum dan kejuruan dengan pendidikan agama -4. Menghidupkan pendidikan ber-ruh Islam, menggiatkan ibadah, memperteguh keimanan dan akhlakul karimah -5. Meningkatkan pengetahuan dan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan -6. Melaksanakan tata kelola madrasah yang efekti, efisien, transparan dan akuntabel **
Home Seputar Mayoga Berguru kepada Sastrawan Ahmad Tohari

Berguru kepada Sastrawan Ahmad Tohari

E-mail Cetak

Bertempat di ruang AVA MAN Yogyakarta III (20/10), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa dan Sastra Indonesia Departemen Agama Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (MGMP SASINDO DEPAG DIY) merencanakan kunjungan kepada sastrawan Ahmad Tohari.

Sastrawan yang terkenal dengan trilogi Ronggeng Dukuh Paruk ini tinggal di Jatilawang, Banyumas. Selain itu, beliau juga menulis esai untuk rubrik Resonansi di Harian Republika. “Yu Timah, salah satu esai yang bercerita tentang kerelaan berkurban masyarakat miskin,” ujar salah satu peserta MGMP SASINDO DEPAG DIY kepada mayoga.net.

 Agar kunjungan lebih matang, dibentuklah panitia yang diketuai oleh Sudaryanto, S.Pd. dari MAN Yogyakarta III. “Saya akan menghubungi beliau (Ahmad Tohari) terlebih dahulu,” ujarnya.

Kunjungan direncanakan pada Minggu, 6 Desember 2009. Walaupun sudah memasuki musim penghujan, sebagian besar peserta MGMP tidak mengkhawatirkannya. “Kita kan naik bus,” komentar Bu Elok dari MAN Lab. UIN SUKA Yogyakarta. Sukses deh! [skr]